Gerakan Aksi Bergizi: SMAN 14 Bandar Lampung Wujudkan Generasi Peduli Kesehatan


 Berita sekolah. Kesehatan & Kegiatan

Gerakan Aksi Bergizi: SMAN 14 Bandar Lampung Wujudkan Generasi Peduli Kesehatan

Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung hadir langsung membawa semangat hidup sehat ke halaman dan aula sekolah — dari senam pagi hingga cek kesehatan gratis.

Selasa, 2 Juni 2026. SMAN 14 Bandarlampung. Tim Jurnalistik Sekolah.


Tim dinas kesehatan kota Bandarlampung

    
    Pagi itu, lapangan SMAN 14 Bandar Lampung tampak lebih hidup dari biasanya. Ratusan siswa, guru, dan tenaga kependidikan berdiri bershaf rapi, tubuh bergerak serempak mengikuti irama musik senam. Inilah awal dari Gerakan Aksi Bergizi — sebuah program kesehatan yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, digelar Selasa, 2 Juni 2026, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap generasi muda yang sehat dan berdaya.


Senam bersama seluruh warga sekolah dan tim dinas kesehatan kota Bandarlampung


Gerak badan, gerak semangat

    
Kegiatan dibuka dengan sesi senam bersama yang melibatkan seluruh warga sekolah di lapangan terbuka. Lebih dari sekadar pemanasan, momen ini menjadi simbol kebersamaan — bahwa kesehatan bukan urusan perseorangan, melainkan tanggung jawab kolektif. Usai senam, warga sekolah menikmati sarapan bersama, menandai bahwa pagi yang baik dimulai dari tubuh yang bergerak dan perut yang tercukupi.

Dr. Lya memaparkan perbedaan olahraga dengan aktivitas fisik

"Olahraga dan aktivitas sehari-hari itu berbeda. Olahraga punya struktur, intensitas, dan tujuan — sementara aktivitas harian hanyalah gerak biasa yang tidak cukup menjaga kebugaran tubuh."

    
    Demikian disampaikan dr. Lya dari Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung dalam sesi penyuluhan yang berlangsung di aula sekolah. Ia menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai kebiasaan terstruktur, bukan sekadar pelengkap rutinitas harian. Pemaparannya membuka wawasan banyak siswa yang selama ini menganggap aktivitas berjalan ke sekolah sudah cukup sebagai pengganti olahraga.

Sarapan sehat, investasi masa depan


Sosialiasi pentingnya makanan sehat dan bergizi


    Giliran Ibu Reni Anggreani, S.K.M., M.Kes., yang naik ke podium dengan pesan yang tak kalah penting: pentingnya makanan sehat sebagai fondasi tumbuh kembang remaja. Ia mengurai bagaimana pola makan yang keliru — melewatkan sarapan, mengonsumsi makanan cepat saji berlebihan — berdampak langsung pada konsentrasi belajar dan daya tahan tubuh siswa.

    Sebagai langkah konkret, Dinas Kesehatan Kota memberikan suplemen penambah darah secara langsung kepada seluruh siswi putri SMAN 14 Bandar Lampung. Langkah ini menjawab kekhawatiran nyata: anemia pada remaja putri masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang kerap tersembunyi namun berdampak besar pada produktivitas dan prestasi belajar mereka.

Batuk pun ada etikanya


Bapak Medi bersama siswa SMAN 14 

    
    Sesi berikutnya menghadirkan Bapak Medi, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, yang menyampaikan sosialisasi tentang Tuberkulosis (TBC). Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap penyakit menular, pesan yang ia bawa terasa mendesak namun disampaikan dengan pendekatan yang mendalam tentang bahaya dan resiko dari penyakit menular.

    Ia mengajarkan etika batuk — menutup mulut dengan siku, bukan telapak tangan; membuang tisu bekas di tempat tertutup; dan membiasakan diri mencuci tangan setelahnya. Hal-hal kecil yang, bila diterapkan secara konsisten, dapat memutus rantai penularan TBC di lingkungan sekolah dan keluarga. Bapak Medi menegaskan bahwa pencegahan dimulai dari kesadaran diri, bukan semata-mata menunggu intervensi medis.

Cek kesehatan gratis: bukti peduli nyata

Cek kesehatan gratis untuk guru dan siswa 

    Sebagai penutup yang bermakna, Dinas Kesehatan Kota menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi seluruh warga SMAN 14 Bandarlampung. Pemeriksaan ini mencakup berbagai parameter dasar yang sering kali luput dari perhatian generasi muda. Diantaranya, tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, gula darah dan lain-lain. Antusiasme yang terlihat dari panjangnya antrean siswa menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kesehatan sesungguhnya sudah ada — ia hanya perlu difasilitasi dan digerakkan.

    Gerakan Aksi Bergizi di SMAN 14 Bandar Lampung bukan sekadar acara seremoni. Ia adalah pernyataan: bahwa sekolah adalah ruang strategis untuk menanam kebiasaan hidup sehat, dan bahwa generasi muda adalah investasi terbesar yang layak dijaga dengan sepenuh hati. Semoga semangat pagi itu tak berhenti di lapangan — melainkan terus tumbuh dalam setiap pilihan sehat yang dibuat setiap hari.

Tujuan Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung melaksanakan Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah


  1. Gerakan Aksi Bergizi adalah kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja usia sekolah dalam membiasakan diri mengonsumsi tablet tambah darah, konsumsi gizi seimbang, dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.
  2. Mendorong budaya aktif bergerak — melalui senam bersama, siswa dibiasakan menjadikan olahraga sebagai rutinitas terstruktur, bukan sekadar aktivitas sambilan.
  3. Menanamkan kebiasaan sarapan sehat — selain menanamkan kebiasaan makan makanan yang sehat, kegiatan ini juga memberikan pengetahuan tentang gizi yang baik sehingga menambah wawasan para siswa tentang makanan sehat. 
  4. Mencegah anemia pada remaja putri — Gerakan Nasional Aksi Bergizi dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran remaja usia sekolah dalam membiasakan mengonsumsi tablet tambah darah — yang dikhususkan bagi remaja putri. 
  5. Mengenalkan variasi pangan bergizi — Program Aksi Bergizi ini mengenalkan kepada siswa berbagai variasi makanan yang sehat dan kandungan gizi yang ada pada makanan serta manfaat yang akan diberikan kepada tubuh, sehingga siswa dapat memilih makanan yang baik. 
  6. Mencegah penyakit menular — melalui sosialisasi TBC dan edukasi etika batuk, Dinas Kesehatan berupaya memutus rantai penularan penyakit di lingkungan sekolah sejak dini.
  7. Mendukung terwujudnya generasi unggul — tujuan besarnya adalah memastikan setiap anak sekolah mendapatkan asupan gizi yang aman, bergizi, dan berkualitas, serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. 
    Secara keseluruhan, tujuan jangka menengah Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung adalah meningkatnya derajat kesehatan masyarakat — dan sekolah dipilih sebagai titik strategis karena remaja adalah kelompok usia yang paling efektif untuk dibentuk kebiasaan hidupnya.

Kesehatan Remaja Aksi Bergizi Dinkes Bandar Lampung Pencegahan TBC SMAN 14 BDL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar