Budaya. Tradisi. Pesona Lampung.
Melestarikan Budaya, Mengukir Cerita dalam Laras Tradisi:
SMAN 14 Bandar Lampung Meriahkan Festival Begawi 2026
Ditulis untuk Website SMAN 14 Bandar Lampung oleh tim Humas
![]() |
| Partisipasi SMAN 14 Bandar lampung dalam Festival Begawi 2026 |
Sabtu pagi, 11 Juli 2026, langit di kawasan Radin Inten Beach, Lampung Selatan, tampak cerah menyambut ratusan pelajar dan tamu undangan yang tumpah ruah dalam gelaran Festival Begawi 2026. Di tengah gemuruh persiapan panggung dan riuhnya suara panitia, SMAN 14 Bandar Lampung dengan bangga turut serta ambil bagian dalam perhelatan budaya akbar yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi Lampung yang bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lampung (BEM U KBM Unila) ini.
Festival Begawi bukan sekadar acara seremonial. Bagi generasi muda Lampung, ajang ini adalah panggung untuk menegaskan identitas dan mempertahankan akar budaya di tengah derasnya arus modernisasi. Dan pada Rundown Day 2 bertema "Budaya", semangat itu benar-benar terasa dari pagi hingga sore.
Rangkaian Acara yang Sarat Makna
![]() |
Kegiatan dimulai sejak dini hari, pukul 06.00–07.30 WIB, dengan briefing panitia dan volunteer sebagai pengarahan teknis terakhir sebelum acara dimulai. Tidak lama berselang, pintu registrasi dibuka untuk menyambut para tamu undangan pukul 07.30–08.30.
Suasana sakral mulai terasa saat prosesi adat dimulai. Pukul 08.30–09.00 berlangsung Kanjuan Gubernur dan Bupati Lampung Selatan, yakni prosesi kanjuan Gubernur menurut adat Pepadun berdampingan dengan kanjuan Bupati Lampung Selatan menurut adat Sai Batin — sebuah simbol harmoni dua rumpun budaya besar Lampung dalam satu panggung. Prosesi berlanjut dengan Kanjuan Agung untuk menyambut istri Pangdam pukul 09.00–09.30.
Puncak nilai budaya hadir lewat Prosesi Adat Turun Mandi, yang diawali persiapan pukul 09.30–10.00 dan dilaksanakan penuh khidmat pukul 10.00–11.00 sesuai tata titi adat leluhur. Prosesi ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap acara modern, nilai-nilai tradisi Lampung tetap dijaga dan diwariskan.
Acara resmi dibuka pukul 11.00, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu daerah Lampung Sai bersama seluruh peserta dan tamu undangan — momen yang membangkitkan rasa nasionalisme sekaligus kecintaan pada tanah kelahiran. Semarak semakin memuncak lewat Penampilan Kolosal, pertunjukan seni tari kolosal yang memukau ribuan pasang mata.
Rangkaian sambutan turut mewarnai jalannya acara, mulai dari Presiden Mahasiswa Unila, Bupati Lampung Selatan, Gubernur Lampung, hingga Menteri Koordinator Bidang Pangan — menegaskan bahwa pelestarian budaya adalah perhatian bersama, dari tingkat daerah hingga nasional.
Setelah doa dan penutupan pukul 11.55, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan dokumentasi resmi, disusul waktu ISHOMA untuk istirahat, sholat, dan makan siang. Sore harinya, suasana kembali hidup lewat Sharing Session — sesi tanya jawab interaktif antara peserta dan tokoh adat pukul 13.05–13.50 — serta Penampilan Klasik Lampung pukul 13.50–14.30 sebagai bentuk pengenalan budaya kepada generasi muda. Rangkaian hari itu ditutup dengan prosesi simbolis Cap Tangan Budaya pukul 14.30–15.00.
Kebanggaan bagi Pelajar Lampung
Yang membuat momentum ini semakin istimewa, SMAN 14 Bandar Lampung tidak sendirian. Festival Begawi 2026 diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai SMA dan SMK se-Provinsi Lampung, yang bersama-sama hadir untuk menyaksikan, belajar, dan merayakan kekayaan budaya daerah. Kebersamaan lintas sekolah ini menjadi bukti nyata bahwa semangat melestarikan budaya bukan hanya tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh generasi muda Lampung.
Partisipasi SMAN 14 Bandar Lampung dalam festival ini merupakan wujud nyata pelestarian budaya sekaligus upaya menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur. Melalui pengalaman langsung menyaksikan prosesi adat, tari kolosal, hingga berdialog dengan tokoh adat, para siswa tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga bagian dari perjalanan menjaga identitas budaya Lampung agar tetap hidup di tengah zaman yang terus berubah.
![]() | ||||
|
Melestarikan budaya, mengukir tradisi💪🏻 — semangat inilah yang dibawa pulang oleh seluruh siswa SMAN 14 Bandar Lampung dari Radin Inten Beach, sebagai bekal untuk terus mencintai dan menjaga warisan budaya Lampung di masa depan.
Sumber jadwal kegiatan: Rundown Day 2 – Budaya, Festival Begawi 2026, BEM Universitas Lampung.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar